
Hentikan kebiasaan membakar daging Anda: Cara yang lebih baik untuk memasak daging tebal
Pernahkah Anda mengeluarkan potongan daging tebal dari oven, hanya untuk menemukan bahwa permukaannya sudah gosong hitam, sementara bagian tengahnya masih mentah? Sungguh menjengkelkan. Kita semua pernah mengalami hal ini.
Masalahnya adalah, panas konveksi biasa hanya mampu menghangatkan permukaan daging saja. Panas tersebut tidak mampu menembus ke dalam daging. Itulah sebabnya kami mulai menggunakan bohlam inframerah berfrekuensi tinggi 110V.
Bolham ini mampu mengirim energi ke dalam serat protein daging. Seolah-olah panas tersebut “berpindah” langsung ke bagian tengah daging. Dengan demikian, bagian tengah daging pun akan terhangat bersamaan dengan permukaannya.
Inilah triknya berdasarkan prinsip fisika:
Kami menggunakan bohlam 110V karena bohlam ini dapat digunakan dalam jaringan listrik komersial standar, namun tetap memiliki efek pemanasan yang sangat kuat. Keajaibannya terletak pada frekuensinya. Frekuensi ini tidak hanya membuat daging menjadi panas, tetapi juga membuat molekul air dan lemak di dalam daging bergetar.
Semua proses ini berlangsung lebih cepat. Daging Anda akan menghabiskan waktu yang lebih singkat di zona berbahaya tempat bakteri berkembang biak. Selain itu, permukaan daging juga tidak akan menjadi kering dan keras.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan: Anda tidak bisa sekadar menyambungkan bohlam ini ke sumber listrik lalu pergi begitu saja. Anda membutuhkan kontroler PID yang akurat. Jika tegangan listriknya tidak dikontrol dengan benar, energi yang dihasilkan akan membakar permukaan daging sebelum bagian tengahnya mencapai suhu 145°F.
Hal-hal yang perlu Anda ketahui saat pemasangan:
Bolham ini dilapisi kuarz, sehingga mampu menahan panas yang tinggi tanpa rusak. Bolham ini merupakan pengganti yang cocok untuk oven industri biasa.
Satu hal lagi: pastikan reflektornya selalu bersih. Jika ada kotoran atau lemak di reflektor tersebut, efisiensi pemanasan akan menurun, dan Anda akan mendapatkan titik-titik panas yang tidak diinginkan.
Selain itu, pastikan kabelnya cukup kuat untuk menahan arus listrik yang besar. Jika kabelnya kurang kuat, oven akan overheat. Pastikan sistem ventilasinya cukup baik agar panas dapat dialirkan menjauh dari papan kontrol, agar elektroniknya tidak rusak.